
Buah naga merupakan tanaman dari varian kaktus jenis Hylocereus dan selenicereus, buah naga merupakan hasil kebun favorit masyarakat indonesia dan memang sedang naik daun dengan kandungan buah naga yang dapat menyembuhkan beberapa pernyakit.
Tanaman yang aslinya mendiami daerah meksiko, amerika tengah, amerika selatan mengalami penyebaran dengan campur tangan penjajahan perancis sehingga tersebar ke seluruh dunia dan mulai di budidayakan secara profesional di beberapa perkebunan di negara taiwan, vietnam, filipina, indonesia, jepang, australia, israel, china, inggris, belanda, dan beberapa negara lainnya.
Buah naga dalam perkembangannya menjadi salah satu buah komersial yang menguntungkan dan dijual sebagai buah segar maupun dalam bentuk buah kaleng dan sirup buah naga. Asal mula dinamakan buah naga, karena pengaruh kebudayaan china yang memanfaatkan buah naga sebagai salah satu sesajian dalam perayaan dan peribadahan. Bentuk tanaman yang menyerupai ekor naga, sehingga menjadikan buah kaktus tersebut disebut buah naga / Thang loy, hingga kini dikenal sebagai dragon fruit.
Dalam dunia taksonomi, Buah Naga masuk ke dalam Family Cactaceae dan Subfamili Hylocereanea. Berikut, klasifikasi Buah Naga secara lengkap :

Divisi : Spermathophyta (tumbuhan yang berbiji)
Subdivisi : Angiospermae (tumbuhan dengan jenis biji tertutup)
Kelas : Dicotyledonae (tumbuhan yang berkeping dua)
Ordo : Cactales
Famili : Cactaceae
Subfamili : Hylocereanea
Genus : Hylocereus
Spesies : - Hylocereus undatus (daging putih),- Hylocereus costaricensis (daging merah pekat) - Hylocereus polyrhizus (daging merah), -Yellow Dragon Fruit (kulit buah kuning dengan daging berwarna putih).

Morfologi Buah Naga
Berdasarkan klasifikasi buah naga dalam ilmu taksonomi, maka secara morfologis bisa digambarkan bahwa tanaman buah ini merupakan tumbuhan tidak lengkap sebab tidak memiliki daun seperti tumbuhan lainnya. Meski demikian, tanaman buah naga juga memiliki akar, batang, cabang, biji dan juga bunga.

Akar buah naga berfungsi sebagai perekat sehingga memungkinkan tanaman untuk melekat atau memanjat tumbuhan lain atau median tumbuh lainnya. Sementara itu, batang tumbuhan buah naga mengandung sejumlah air yang berbentuk layaknya lendir dengan laipsan lilin. Batang memiliki bentuk memanjang dengan model segitiga atau menyiku. Batang dan juga cabang dari tanaman ini memiliki fungsi utama sebagai pengganti daun dalam proses asimilasi dan juga menyimpan kambium untuk pertumbuhan tanaman. Sementara itu, bunga tanaman buah naga berbentuk terompet.

Dalam bunga ini terdapat putik sekaligus benang sari sebab tanaman ini memang digolongkan dalam kelompok hermaprodit (berkelamin dua). Buah dari tanaman ini tergolong buah berbatu dan berlendir. Buahnya sedikit lonjong dengan warna kulit yang merah menyala dan jenis tertentu dengan warna kuning. Biji tanaman ini terdapat di dalam daging buahnya. Bentuknya kecil seperti selasih dengan warna yang juga hitam. Meski termasuk tanaman berbiji, buah naga diperbanyak dengan cara stek.
SUPPORTED BY :

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
terima kasih kunjungannya. silahkan lihat detailnya di
www.nusapalapa.com
tempatnya juragan kumpul